Tepat Waktu minum Air Putih akan memaksimalkan Efektifitas pada tubuh manusia..
- 2 (dua) gelas air putih setelah bangun tidur akan membantu mengaktifkan organ-organ internal.
- 1 (satu) gelas air ; 30 menit sebelum makan untuk membantu fungsi pencernaan ginjal.
- 1 (satu) gelas air sebelum mandi, membantu menurunkan tekanan darah.
- 1 (satu) gelas air ; sebelum tidur untuk menghindari Stroke atau serangan jantung…

Sampaikan info tips ini kepada orang-orang yang sangat kita peduli..

MEMELIHARA SUKSES

Posted: Desember 20, 2012 in Motivasi
Kaitkata:, , ,

Eileen Rachman & Sylvina Savitri
EXPERD
“Effective Interviewing” Training

Dimuat di Kompas, 8 Desember 2012

Saat seorang karyawan bergabung di perusahaan, kita beranggapan mereka sudah pasti mau bekerjasama, mau berkontribusi, mau menunjukkan loyalitas, apapun alasannya. Meski kita juga sadar bahwa ‘employment’ mereka bersifat sementara, namun ketika ada karyawan mengundurkan diri, apalagi karyawan andalan, kita tetap akan merasa ‘shock’, tidak siap, dan kemudian bereaksi macam-macam. Kadang marah, merasa bahwa karyawan tidak tahu diri. Tak jarang kita juga bertanya-tanya, “Mengapa sudah disediakan yang “enak-enak” tapi tetap tidak kerasan? Apa sih yang salah dengan diri kita?” Situasi karyawan ‘keluar-masuk’ sudah pasti memusingkan. Perpisahan pasti tidak pernah enak, bagi kedua pihak, apalagi bila dibumbui sakit hati. Sebuah riset menunjukkan kerugian finansial sebagai akibat perginya karyawan potensial besarnya mencapai 3 sampai 10 kali biaya upah tahunannya. Belum lagi bila kita menghitung kerugian moral, misalnya ketidakpuasan pelanggan karena orang yang berganti-ganti, juga turunnya spirit tim. Baca entri selengkapnya »


Krisis di depan mata. Perkiraan Bank Indonesia, imbas tahun depan krisis global akan makin terasa. Apalagi sekarang, sudah US$ 4,7 miliar dana asing ditarik keluar.

Setelah lewat saluran pasar keuangan, krisis biasanya akan masuk lewat saluran sektor riil. Lemahnya daya beli di negara mitra dagang Indonesia membuat ekspor kita mengalami hambatan. Berarti, Indonesia sedang menanti datangnya efek negatif lebih dalam dari krisis yang sedang terjadi di kawasan global.

Bagaimana menyikapinya?
Ada nasihat klasik yang tak ada ruginya jika dijalankan. Yakni, sikapi situasi dengan tenang. Mulailah menghitung langkah apa yang harus dilakukan dengan tepat. Yang terpenting, amankan nilai aset atau uang dalam genggaman sekarang.

Persiapan diawali dengan mulai menghitung nilai uang sekarang (present value) dan nilai uang akan datang (future value), yang sudah menjadi rumus umum. Simulasinya seperti ini:

Asumsikan saat ini ada uang lebih di tabungan sebesar Rp 5.000.000. Katakanlah inflasi tahun depan sama dengan tahun ini yaitu 6 persen (0,06).  Jika tidak diinvestasikan, tahun depan nilai dana tersebut setara dengan nominal uang sekarang dikurangi nilai inflasi. Hasilnya adalah Rp 4.700.000.

Seandainya diinvestasikan, pertama-tama yang harus dihitung adalah nilai uang sekarang yang dipengaruhi oleh suku bunga, atau bahasa lainnya biaya memegang uang. Katakanlah suku bunga yang ditawarkan atau berlaku 10 persen.

Nilai uang sekarang atau yang biasa disebut present value adalah nominal uang sekarang atau Rp 5.000.000 dikalikan dengan 1,1 (1 ditambah suku bunga:  0,1). Hasilnya: Rp 4.454.455. Sedangkan untuk mencari nilai mendatang atau future value, maka present value dikalikan dengan 1,1. Hasilnya, Rp 5.000.000, walaupun secara nominal besarnya lebih dari itu.

Suku bunga hasil simulasi ini (silakan coba-coba) bisa digunakan sebagai patokan dalam memilih instrument investasi. Intinya, suku bunga yang ditawarkan harus lebih dari suku bunga patokan tersebut. Mari lihat sejumlah instrumennya:

Saham
Instrumen yang satu ini biasanya langsung terimbas negatif jika ada krisis. Pada akhir perdagangan periode 2008 ketika krisis keuangan mencapai puncaknya, indeks harga saham gabungan terkoreksi mencapai 51 persen. Seandainya punya nyali bermain di instrumen ini, sebaiknya diperhatikan sektor-sektor yang memiliki daya tahan lumayan kuat.

Saat ini, industri dengan orientasi domestik cukup kokoh dibandingkan industri lainnya. Sebagai contoh, peternakan, bank, asuransi, rumah tangga, dan pertanian. Sehingga, imbas krisisnya kemungkinan kecil dan yang penting cepat pulih. Namun, industri yang berbasis ekspor seperti pertambangan, sangat rentan mengingat rasio ekspornya sangat tinggi.

Surat utang
Instrumen ini juga layak diperhatikan. Biasanya, pemerintah menerbitkan surat utang untuk menutup kebutuhan kas jangka pendek, membiayai defisit anggaran, atau untuk mengelola portofolio utang negara. Agar menarik, suku bunga yang ditawarkan di atas suku bunga yang berlaku. Investasi ini bebas risiko gagal bayar lantaran penerbitnya adalah negara. Pada tahun 2008, di tengah krisis itu, imbal hasil yang ditawarkan rata-rata di atas 10 persen. Lumayan.

Reksadana

Memilih Investasi di Saat Krisis

Sebagai instrument moneter, senjata ampuh yang digunakan Bank Indonesia untuk menghadapi tekanan adalah suku bunga. Indikator ini perlu diintip karena potensial memberikan keuntungan melalui reksadana yang ditempatkan di pasar uang.

Emas
Secara agregat tahunan, betul emas memberikan nilai lebih. Walau relatif tahan terhadap gejolak, tingkat keuntungannya tak selalu sesuai harapan. Belajar dari tahun 2008 yang agak mirip dengan sekarang, harga emas di pasar internasional yang dilansir Kitco,  pada tahun itu naik 42 persen (patokan harga awal Januari) dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kalau beli Desember 2007 dan jual Desember 2008, nilai lebihnya hanya 5 persen, dari USD 829,00 per troy ounce (sekitar 31 gram) jadi USD 869,75.

Dan pada Januari 2009, turun 0,4 persen dibanding periode sama sebelumnya, atau dari USD 923,25 menjadi USD 919,50. Sementara Desember ke Desember naik 25 persen. Karena itu, agar tetap dapat untung maksimal, perhatikan waktu antara membeli dan rencana menjual.

Hal penting lainnya, jangan tempatkan dana pada satu instrumen investasi seperti menyimpan telur dalam satu keranjang. Sekali jatuh, pecah semua. Sebaiknya tempatkan dana pada beberapa instrumen agar aman atau tidak pada satu emiten di bursa saham.

Perlu juga digunakan patokan besaran dana yang diinvestasikan pada satu instrumen. Dengan nilai “X” rupiah yang dipatok untuk belanja investasi, misalnya pada saham, berarti membeli sedikit di saat naik dan membeli banyak di saat turun. Jangan mudah tergiur.

Namun pada akhirnya, putuskan yang nyaman dan aman bagi Anda.

Herry Gunawan jadi wartawan pada 1993 hingga awal 2008. Sempat jadi konsultan untuk kajian risiko berbisnis di Indonesia, kini kegiatannya riset, sekolah, serta menulis.


baru aja buka imel dari Belajar Photoshop, link blogroll yang ada di blog ane. ane kira isinya tentang tutor sotoshop (istilah kaskus) ga taunya berisi imel yang kena hacked ame si 3vil666… berikut ini isi imelnya :

Hacked by 3viL666

Posted: 11 Dec 2011 02:51 AM PST


nih gua kembaliin
maaf ya buat kalian semua terutama adminya

kuatkan lagi ya security nya ya ntr ke cantol lag

ntr di dapat m negara lain kan bikin malu apa lagi di dapat ma maling sial
makasih juga buat om G3mb3L
maaf ya

Baca entri selengkapnya »

NgebloG NyoooooK….

Posted: Desember 12, 2011 in Catatan pribadi
Kaitkata:, ,

Senin dinihari masih belum bisa tidur….daripada bengong ga keruan mending nulis aja deh buat blog ane pribadi sambil ditemenin segelas kopi item dan sebatang rokok J

Kenapa ga bisa tidur???

Ahaayyy kepikiran pengen bikin “Sesuatu” buat blog ane pribadi yang katanye “berbagi…ekspresikan diri, berjaya selamanya” (Blog Motto).

Dari 2008 sampai saat ini bisa diliat di Blog ane banyak tulisan yang ane ambil dari sumber-sumber lain alias bukan “Ori” tulisan ane pribadi alias Copas (ga kreaTif banget yaa)…hahhaha..harap maklum aja soalnye ane belum dapet inspirasinya…maklum agak lelet.

Kalo boleh dibilang ane masih nubie atawa newbie istilah kerennya di kalangan Blogger dalam hal menulis diblog pribadi…awalnya kenal ngeblog ane dapetin dari ade ane yang no.2, beuhhh kok abangnya gaptek banget sih…hehhehe.

Dia punya temen yang jadi PNS di papua, katanye di Papua sepi mending Gw bikin catatan harian diblog aje deh ngisi waktu dengan hal yang positif (ngarang)..

Ane mampir ke blognya, ternyata tulisan-tulisannya cenderung konyol dan lucu yang pasti bercerita tentang kesehariannya dengan gaya yang onyol..hehehe.klo mo mampir ini dia linknya pegawainegerisexy.blogspot.com

Alhasil jadi kepengen deh ngeblog, tapi dengan gaya yang berbeda…mulai deh cari-cari info bagaimana cara buat blog…dan ane daftarin dah di wordpress.com, buat sahabat yang lagi bete sama Sosmed alias Sosial media berupa Facebook, Twitter, myspace dll…ga ada salahnya untuk mulai membuat Blog pribadi untuk mengekspresikan diri di dunia cyber, ga usah ragu atau takut (ciieeelah) apalagi bimbang..tulis aja apa yang lagi lu rasakan, ngawur juga ga masalah (lahhhh) dan juga berbagi informasi asal jangan Hoax yahhh…so what sob…ini blog pribadi lu hehehhe.

Kali aja tulisan-tulisan lu bisa jadi inspirasi buat bikin sinetron…hehhehee

Btw tolong yang dah mampir tlong Komengnya ya (istilah di Kaskus) sekalian sama cendolnya..hehhehe….

Bersambung akan datang klo ga Lelet…


Sementara telpon genggam bergetar di dalam saku dan kita takut-takut mengecek e-mail atau sms demi sopan santun dan respek, tiba-tiba lawan bicara saya berkata:”Sebentar ya, ini istri saya sudah menelpon berkali-kali. Saya harus menjawab dulu.” Pembicaraan sementara terhenti. Tak jarang, fokus pun jadi buyar.

Kita mau tidak mau sudah berada di era yang nyata-nyata “gadget obsessed” dan multitasking. Nilai-nilai sosial memang sudah bergeser. Baru beberapa tahun yang lalu, dalam pelatihan-pelatihan, saya senantiasa menekankan tidak sopannya bertelpon genggam di tempat umum. Saat sekarang, bahkan tidak terhindarkan, saya sendiri pun terkadang terpaksa mengangkat telpon klien penting yang tidak mudah dihubungi, di tempat umum. Perilaku yang dulunya tidak ‘elegan’ ini, kini sudah diterima masyarakat sebagai perilaku yang relevan dan tidak bisa terhindarkan lagi.

Baca entri selengkapnya »

DONOR DARAH

Posted: Juni 12, 2011 in Ragam, Sehat, Umum

Salah satu kegiatan PMI yang paling dikenal masyarakat adalah donor darah. Menyumbangkan sebagian darah untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan menjadi suatu sumbangan berarti dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Tidak membutuhkan persyaratan sulit untuk menjadi calon donor. Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah. Untuk menekankan pentingnya persediaan darah hasil sumbangan, Palang Merah Australia menyampaikan bahwa “80% orang Australia akan membutuhkan transfusi darah suatu saat pada hidup mereka, tetapi hanya 3% yang menyumbang darah setiap tahun”. Menurut palang merah di Amerika Serikat, 97% orang kenal orang lain yang pernah membutuhkan transfusi darah. Dan menurut survei di Kanada, 52% orang Kanada pernah mendapatkan transfusi darah atau kenal orang yang pernah. Donor darah biasa dilakukan rutin di pusat donor darah lokal. Dan setiap beberapa waktu, akan dilakukan acara donor darah di tempat-tempat keramaian, misalnya di pusat perbelanjaan, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas. Pada acara ini, para calon pendonor dapat menyempatkan datang dan menyumbang tanpa harus pergi jauh atau dengan perjanjian. Selain itu sebuah mobil darah juga dapat digunakan untuk dijadikan tempat menyumbang. Biasanya bank darah memiliki banyak mobil darah.

Syarat donor darah Untuk dapat menyumbangkan darah, seorang donor darah harus memenuhi syarat sebagai berikut:

• calon donor harus berusia 17-60 tahun,

• berat badan minimal 45 kg • tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole).

• menandatangani formulir pendaftaran

• lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter

• untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui.

Tunggu apa lagi, ayo ikut jadi donor darah!

Sumber : WIKIPEDIA & PMI

MAKNA HIDUP

Posted: Juni 4, 2011 in Motivasi, Ragam

EXPERD

EMPLOYEE ENGAGEMENT SURVEY

Dimuat di KOMPAS, 28 Mei 2011

Apa jawaban yang Anda berikan pada anak Anda bila mereka bertanya, “Mengapa ayah atau ibu harus bekerja?” Lazim terjadi, kita sebagai orang tua berkata: “Mencari uang!”. Jawaban ini tentu saja memang sangat logis dan masuk akal. Di sisi lain, tidakkah kita kemudian jadi tergelitik dengan jawaban tersebut? Betulkah prioritas dan alasan kita bekerja membanting tulang dan memeras otak semata mencari uang? Bukankah kegiatan mencari uang bisa terdengar sumbang bila asalnya dari jumlah jutaan, milyaran bahkan triliunan rupiah yang dikorupsi atau direkayasa dengan cara “insider trading” dari oknum tertentu? Bila uang diperoleh tetapi kualitas hidup dan karakter pribadi tidak menjadi lebih baik, serta ada pihak-pihak yang dirugikan, masihkah bermakna kerja yang kita lakukan?

Baca entri selengkapnya »